Alhamdulillah , tinggal menghitung hari, Ramadhan akan segera kembali! Ramadhan yang terasa spesial sekali mengingat hampir seluruh dunia sedang menghadapi wabah yang efeknya luar biasa ini. Hampir semua lapisan masyarakat terdampak dan tengah diuji kualitas sabar, syukur dan tawakkal melalui pandemi ini. Pertama, bersabar. Jelas, kondisi wabah yang kian merajalela ini mengharuskan kita untuk semakin berlatih sabar. Sebab, tiada pilihan lain yang bisa kita tempuh selain menjadi manusia shabbar (dalam bahasa Al-Qur’an). Latihan sabar yang sesungguhnya telah kita hadapi bersama-sama agar tetap berpikir yang baik di tengah keadaan yang kurang baik. Kedua , bersyukur. Selain kualitas sabar telah sedikit demi sedikit dilatih, fase berikutnya ialah kualitas syukur yang juga tengah diuji pada masa-masa sulit ini. Rasa syukur yang mengharuskan kita untuk tetap mengucapkan pujian pada Allah, Alhamdulillah ‘ ala> kulli ha>l — kendati pendapatan bulanan datang terlambat, penju...
Khayrunnas Anfa'uhum Linnaas